cara membaca astrodox untuk trading

Cara Membaca Astrodox Untuk Trading Bagi Trader Pemula

Astrodox adalah salah satu aplikasi yang sering dipilih trader untuk memprediksi pasar saham. Tentunya agar mahir membaca astrodox, para trader harus lebih banyak belajar mengenai cara menggunakannya. Bagi pemula yang ingin lebih mengetahui lebih dalam mengenai Astrodox, simak cara membaca Astrodox untuk trading di bawah ini:

Baca Juga: Daftar Broker Forex Yang Terdaftar Bappebti

1. Download Aplikasi Astrodox

Sebelum mengetahui bagaimana cara membaca Astrodox untuk trading, miliki dulu aplikasinya. Caranya, unduh aplikasi Astrodox di ponsel. Aplikasi Astrodox dapat diunduh gratis melalui Google Play Store. Maka dari itu, aplikasi Astrodox pastinya bisa dipakai semua kalangan (termasuk trader pemula).

Ada beragam versi Astrodox yang bisa diunduh. Salah satu yang direkomendasikan adalah aplikasi Astrodox Astrology. Jika aplikasi sudah selesai diunduh, Tunggu hingga proses instalasi selesai. Maka aplikasi Astrodox pun sudah siap untuk digunakan.

2.Atur Setting Aplikasi Astrodox

Apabila aplikasi Astrodox telah selesai diunduh, selanjutnya, isi kode negara yang akan dipakai untuk melakukan prediksi trading. Pastikan bahwa figur yang dipakai sudah berubah ke mode natal. Jangan lupa untuk mengatur waktu untuk melihat atau mengetahui pasar saham. Pengaturan waktu ini sangat penting dilakukan agar trader dapat memprediksi pasar saham yang terjadi di kemudian hari.

3. Membaca Garis Yang Menunjukkan Keterangan Waktu

Cara membaca Astrodox untuk trading selanjutnya adalah membaca garis yang menunjukkan keterangan waktu. Caranya, cocokkan sudut yang ada pada lingkaran dengan sudut luar lingkaran. Sudut yang terbentuk tersebut akan berada pada satu garis lurus yang sama dan menjadi penunjuk waktu.

Melalui garis penunjuk waktu tersebut, Astrodox akan memberikan prediksi. Trader dapat membaca penentuan waktunya di bagian kiri atas. Aturlah menu waktu untuk membuat garis pada lingkaran tersebut. Tujuannya agar menemukan garis yang ada di luar lingkaran untuk membentuk garis lurus.

Baca Juga :  5 Cara Menjadi Trader Pemula, Jalan Awal Menuju Trader Sukses

4. Membaca Pertemuan Pada Titik Antar Garis

Berikutnya, pahami fungsi dari titik yang menjadi pertemuan sinyal warna merah dan hijau. Titik antar garis inilah yang akan memberikan petunjuk waktu yang akurat dan tepat untuk melakukan pembelian atau penjualan. Untuk membacanya, bisa dimulai dari pertemuan yang terjadi di salah satu warna sinyal di lingkaran.

5. Membaca Sinyal Hijau atau Merah

Ada dua sinyal yang harus dipahami oleh trader. Sinyal hijau biasanya menjadi pertanda waktu yang tepat bagi trader untuk melakukan pembelian saham. Sedangkan, sinyal merah adalah sinyal penunjuk bagi trader untuk melakukan penjualan saham.

Sinyal -sinyal ini akan didapat setelah mengatur settingan waktu di Astrodox. Nantinya trader pun akan diberikan petunjuk waktu untuk mulai melakukan pembelian ataupun penjualan saham.

6.Membaca Daftar Waktu

Cara membaca Astrodox untuk trading yang penting dan harus diingat adalah membaca daftar waktu. Daftar waktu biasanya terletak pada bagian bawah lingkaran Aplikasi Astrodox. Nantinya, daftar waktu ini akan bergerak sesuai settingan waktu yang telah diatur oleh trader.

Pergerakan inilah yang memungkinkan trader untuk mendapatkan final waktu prediksi. Final waktu dari prediksi Astrodox ini akan ditunjukkan pada bagian atas kiri lingkaran.

Baca Juga: Jenis Forex Yang Halal?

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai cara membaca Astrodox untuk trading bagi trader pemula. Ada sekitar 6 cara yang bisa dilakukan untuk membaca Astrodox. Penentuan keputusan yang diatur dalam Astrodox dapat dipakai menjadi prediksi yang bisa digunakan oleh trader. Prediksi inilah yang dapat membantu trader dalam mengambil keputusan yang tepat. Baik untuk membeli atau menjual saham.

 

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Belajar Astrodox untuk trading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *