Apa Itu Uniswap? Bagaimana Cara Kerja Uniswap dan Mendapatkan Token UNI

Apa Itu UNISWAP?

Uniswap adalah sebuah protokol perdagangan terdesentralisasi (decentralized exchange atau DEX) yang berjalan di atas jaringan Ethereum. Uniswap memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan langsung antara dua jenis aset kripto yang berbeda, tanpa harus melalui lembaga keuangan tradisional seperti bursa saham.

Uniswap menggunakan kontrak pintar (smart contracts) di atas jaringan Ethereum untuk memfasilitasi perdagangan antara pengguna. Dalam Uniswap, pengguna dapat menukar satu jenis aset kripto dengan yang lainnya berdasarkan nilai tukar pasar saat itu. Selain itu, Uniswap juga memungkinkan pengguna untuk memberikan likuiditas dalam bentuk token yang mereka miliki dan menerima bagian dari biaya transaksi yang dihasilkan oleh protokol tersebut.

Uniswap dioperasikan oleh suatu organisasi yang terdesentralisasi dan dijalankan oleh para pemegang token UNI, yaitu token utilitas native dari protokol tersebut. Uniswap juga menjadi salah satu protokol perdagangan terdesentralisasi yang paling populer di dunia kripto saat ini, dengan volume perdagangan harian mencapai miliaran dolar.

 

Bagaimana Cara Kerja Uniswap?

Uniswap menggunakan model AMM (Automated Market Maker) untuk memfasilitasi perdagangan antara pengguna. Dalam model AMM, tidak ada order book seperti pada bursa saham tradisional, namun likuiditas disediakan oleh pengguna melalui penyediaan likuiditas. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang cara kerja Uniswap:

  1. Likuiditas Pengguna yang ingin menyediakan likuiditas untuk aset kripto tertentu di Uniswap harus menyimpan pasangan token ERC-20 yang berbeda dalam jumlah yang sama di dalam kontrak pintar Uniswap. Misalnya, jika pengguna ingin menyediakan likuiditas untuk pasangan ETH/DAI, maka pengguna harus menyimpan jumlah yang sama dari kedua aset tersebut.
  2. Harga Harga dalam Uniswap ditentukan oleh rasio pasangan aset kripto yang tersedia di kontrak pintar Uniswap. Dalam contoh pasangan ETH/DAI, rasio ini dapat berubah tergantung pada permintaan pasar. Jika lebih banyak orang ingin membeli ETH, maka harga ETH akan naik dan harga DAI akan turun. Hal ini akan mengubah rasio pasangan ETH/DAI di Uniswap, dan menarik pedagang untuk memperdagangkan aset ini hingga harga stabil.
  3. Perdagangan Pengguna dapat melakukan perdagangan langsung di Uniswap dengan memilih pasangan aset kripto yang ingin diperdagangkan. Misalnya, jika pengguna ingin membeli ETH dengan DAI, pengguna harus memasukkan jumlah DAI yang ingin ditukarkan dan Uniswap akan memberikan jumlah ETH yang setara dengan nilai tukar pasar saat itu. Setelah transaksi selesai, pengguna akan menerima aset yang dibelinya.
  4. Biaya Setiap perdagangan di Uniswap dikenakan biaya perdagangan sebesar 0,3% dari nilai transaksi. Biaya ini dibayarkan oleh pengguna yang melakukan perdagangan, dan sebagian dari biaya ini akan dibagikan kepada penyedia likuiditas sebagai insentif untuk menyediakan likuiditas pada pasangan aset kripto tersebut.
  5. Insentif Selain biaya perdagangan, penyedia likuiditas juga dapat menerima UNI, token utilitas native Uniswap, sebagai insentif untuk menyediakan likuiditas pada pasangan aset kripto tertentu. Dalam hal ini, UNI dibagikan secara proporsional kepada penyedia likuiditas berdasarkan jumlah likuiditas yang mereka sediakan.
Baca Juga :  Prediksi Harga Kripto XRP 2022

Dengan cara kerja yang terdesentralisasi dan transparan, Uniswap memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan langsung antara aset kripto tanpa perlu melalui lembaga keuangan tradisional dan menawarkan model perdagangan yang inovatif dan efisien bagi penggunanya.

 

Bagaimana Cara Menggunakan Uniswap?

Berikut adalah panduan singkat tentang cara menggunakan Uniswap:

  1. Buka situs Uniswap di https://app.uniswap.org/ atau akses melalui wallet Ethereum Anda.
  2. Pastikan Anda sudah terhubung dengan wallet Ethereum Anda seperti MetaMask, Ledger, atau Trezor.
  3. Pilih token yang ingin Anda beli atau jual. Anda bisa memilih dari daftar token ERC-20 yang tersedia di Uniswap atau memasukkan alamat kontrak token khusus jika token yang Anda inginkan tidak terdaftar di Uniswap.
  4. Masukkan jumlah token yang ingin Anda beli atau jual.
  5. Konfirmasikan jumlah gas yang akan digunakan untuk transaksi. Gas merupakan biaya yang diperlukan untuk memproses transaksi di jaringan Ethereum. Anda dapat menyesuaikan jumlah gas sesuai keinginan Anda.
  6. Klik tombol “Swap” untuk memulai transaksi.
  7. Konfirmasikan transaksi di wallet Ethereum Anda. Pastikan jumlah token dan biaya transaksi sudah sesuai dengan yang Anda inginkan.
  8. Tunggu sampai transaksi selesai diproses di jaringan Ethereum. Anda dapat melacak status transaksi di blockchain explorer seperti Etherscan.

Setelah transaksi selesai diproses, Anda akan memiliki token baru atau aset kripto yang Anda inginkan di wallet Ethereum Anda. Anda juga dapat menambahkan likuiditas ke protokol Uniswap dengan menyetorkan pasangan token ke pool likuiditas. Dalam hal ini, Anda akan menerima token LP (liquidity provider) sebagai imbalan. Namun, sebelum menambahkan likuiditas ke pool, pastikan Anda memahami risiko yang terkait dengan penyediaan likuiditas di Uniswap seperti risiko impermanent loss.

 

Baca Juga :  Apakah Keamanan Cryptocurrency? – Penasihat Forbes

Bagaimana Cara Mendapatkan Token UNI?

Ada beberapa cara untuk mendapatkan token UNI, yang merupakan token utilitas native dari protokol Uniswap. Berikut adalah beberapa cara untuk mendapatkan token UNI:

  1. Melalui perdagangan di Uniswap: Setiap pengguna yang melakukan perdagangan di Uniswap akan dikenakan biaya perdagangan sebesar 0,3% dari nilai transaksi. Sebagian dari biaya ini akan dibagikan kepada penyedia likuiditas dan sebagian lagi akan dialokasikan untuk program penghargaan pengguna. Program ini telah memberikan hadiah UNI kepada pengguna yang memenuhi syarat tertentu, seperti yang terjadi pada bulan September 2020, ketika Uniswap memberikan 400 token UNI untuk setiap pengguna yang melakukan perdagangan di Uniswap sebelum 1 September 2020.
  2. Melalui distribusi airdrop: Uniswap telah melakukan beberapa distribusi token UNI melalui program airdrop kepada pengguna yang memenuhi syarat tertentu. Sebagai contoh, pada bulan September 2020, Uniswap membagikan 150 juta token UNI ke pengguna yang pernah menggunakan protokol sebelum 1 September 2020. Ada juga distribusi UNI lainnya yang terkait dengan program penghargaan untuk penyedia likuiditas.
  3. Membeli di pasar: Token UNI dapat dibeli dan dijual di bursa-bursa kripto yang terkemuka seperti Binance, Coinbase, dan Kraken. Pengguna dapat membeli token UNI dengan aset kripto lainnya seperti Bitcoin, Ethereum, atau USDT.
  4. Melalui program penghargaan Uniswap Grants: Uniswap Grants adalah program penghargaan untuk pengembang yang membangun aplikasi dan alat-alat baru di atas protokol Uniswap. Program ini memberikan dukungan keuangan dalam bentuk token UNI kepada proyek-proyek yang terpilih.

Dengan berbagai cara di atas, pengguna dapat memperoleh token UNI untuk digunakan di protokol Uniswap dan juga untuk mengikuti program penghargaan dan pengembangan di atas protokol tersebut. Namun, perlu diingat bahwa nilai token kripto sangat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Perjuangan Bitcoin dan Litecoin Kuno untuk Mengikuti Koin Crypto Big Eyes Terbaru